Kami melihat, bahwa dunia keuangan, investasi, trading, masih mencari bentuknya di masyarakat negara berkembang. Berbeda dengan kondisi di masyarakat negara maju dan modern. Mereka sudah sangat familiar dengan manajemen keuangan, saham, mutual fund, properti dan sebagainya. Bahkan tidak sedikit masyarakat Indonesia yang memiliki stigma negatif kepada istrumen-instumen keuangan tersebut sebelum mereka mengenalnya. Memang tidak dimungkiri, masih banyak penipuan-penipuan di dunia keuangan yang menyebabkan masyarakat Indonesia ketakutan. Ini sebenarnya tidak perlu. Selama kita mengenal dunai keuangan dan instrumen keuangan dengan baik, maka resiko-resiko itu bisa kita minimalisir.
Kecerdasan finansial adalah sesuatu yang tidak pernah diajarkan di sekolah standar. Bahkan oleh orang tua kita sekalipun. Mungkin kita sudah diajarkan tentang menabung sejak kecil. Tapi berapa banyak dari kita diajarkan untuk membuat planning pengeluaran satu bulan kedepan, membuat catatan rutin pengeluaran, atau bahkan dikenalkan dengan saham, emas, dan lain-lain? Itulah yang membuat kita belum bisa melihat peluang investasi dengan optimal, kita terlena akan kondisi-kondisi standar kita, padahal mungkin banyak kebiasaan kita yang tidak efektif dan efisien,dan tidak tahu bahwa harta kekayaan anda itu akan menyusut tiap tahun apabila tidak kita investasikan. Apakah anda tahu, dengan manajemen yang baik, harta kekayaan anda akan bertambah dengan baik, sehingga meningkatkan jaminan hidup masa depan anda dan keluarga?
Mari kita kembangkan masyarakat yang terbuka, berbasiskan investasi dan entrepreneurship.Agar kita menjadi masyarakat yang makmur dan menjadi bebas secara finansial.
Tetap semangat, dan sukses menjadi milik anda.